Komponen Peralatan Overhead Crane dan Fungsinya
Crane jembatan yang berjalan di atas rel pada struktur gedung, dipakai mengangkat material di dalam pabrik dan workshop.
Pelatihan dan sertifikasi operator crane Kemnaker RI
Konsultasi awal gratis
42 jenis alat
Bagian-bagian utama tiap jenis alat beserta fungsinya, sebagai bekal operator dan pengawas.
Crane jembatan yang berjalan di atas rel pada struktur gedung, dipakai mengangkat material di dalam pabrik dan workshop.
Crane yang berputar di atas tiang tetap (pedestal), dipakai di dermaga, jetty, platform, dan area bongkar muat permanen.
Unit pengangkat bermotor dengan wire rope atau rantai yang dipasang pada balok, troli, atau crane di area produksi.
Crane lengan putar pada tiang atau dinding untuk melayani satu stasiun kerja di bengkel dan lini produksi.
Overhead crane yang berjalan memanjang di sepanjang bay pabrik (EOT crane), umumnya double girder dengan kabin operator.
Takel rantai manual yang mengangkat beban dengan menarik rantai tangan, dipakai untuk pekerjaan perawatan dan pemasangan.
Hoist yang berjalan pada satu jalur balok tetap, lurus atau melengkung, untuk memindahkan beban di rute yang sama.
Crane yang dipasang pada dinding atau kolom bangunan, berupa lengan putar atau jembatan kantilever yang berjalan di rel dinding.
Crane penyusun yang bergerak di lorong rak tinggi untuk menyimpan dan mengambil palet, umumnya pada gudang otomatis.
Crane otomatis yang bergerak menurut program dan sensor, dipakai di gudang coil, pabrik, dan lini produksi tanpa operator di kabin.
Crane yang dapat berpindah sendiri dengan roda atau rantai, dipakai untuk pekerjaan angkat di proyek dan area industri.
Mini crane berantai dengan empat kaki outrigger mirip laba-laba, dipakai di ruang sempit dan di dalam gedung.
Crane berantai (track) dengan boom rangka, stabil di tanah lunak dan mampu berjalan sambil membawa beban berat.
Crane yang gerakan boom dan pengangkatannya digerakkan tekanan oli hidrolik, umum pada crane boom teleskopik.
Crane yang dipasang pada sasis truk dan dapat melaju di jalan raya, dipakai untuk pekerjaan angkat berpindah lokasi.
Crane yang dipasang pada traktor roda atau rantai, dipakai untuk angkat ringan di perkebunan, kehutanan, dan proyek lapangan.
Traktor rantai dengan boom di sisi samping (pipelayer) untuk mengangkat dan menurunkan pipa ke dalam parit pada proyek pipanisasi.
Crane yang berjalan di atas rel kereta, dipakai untuk perawatan jalur, pemasangan jembatan, dan evakuasi sarana anjlok.
Crane menara dengan jib panjang untuk mengangkat material ke lantai atas pada proyek gedung dan konstruksi bertingkat.
Gantry peluncur untuk memasang girder atau segmen jembatan dan jalan layang dari satu bentang ke bentang berikutnya.
Lift proyek sementara untuk mengangkut pekerja dan material di gedung yang sedang dibangun, berjalan pada mast dengan rack and pinion.
Crane portal dengan girder di atas dua kaki yang berjalan pada rel atau roda di permukaan tanah.
Crane dengan satu sisi berjalan di runway dinding dan sisi lain bertumpu pada kaki yang berjalan di rel lantai.
Gantry portabel beroda (caster) tanpa rel yang dapat didorong ke lokasi kerja, dipakai untuk pengangkatan ringan di bengkel.
Gantry crane peti kemas yang berjalan di atas rel, dipakai menumpuk kontainer di lapangan penumpukan dan terminal kereta.
Gantry crane peti kemas beroda karet yang dapat berpindah antar blok penumpukan di terminal dan depo.
Kelas operator crane tertinggi, umumnya untuk crane berkapasitas di atas 100 ton pada proyek dan industri berat.
Kelas operator crane menengah, umumnya untuk crane berkapasitas di atas 25 sampai 100 ton.
Kelas operator crane tingkat awal, umumnya untuk crane berkapasitas sampai 25 ton di pabrik dan proyek.
Crane dermaga untuk membongkar muatan curah seperti batu bara, bijih, dan biji-bijian dari palka kapal ke hopper dan konveyor.
Crane dermaga berlengan luffing di atas gantry berjalan rel, serbaguna untuk curah, kargo umum, dan peti kemas terbatas.
Crane dermaga (ship-to-shore) untuk memindahkan peti kemas antara kapal dan dermaga dengan spreader dan troli di atas boom.
Crane putar di atas kaki berbentuk gerbang yang berjalan di rel dermaga atau galangan, sehingga kendaraan dapat lewat di bawahnya.
Crane untuk bongkar muat kargo umum: karung, baja, kayu, mesin, dan muatan proyek, baik crane geladak kapal maupun crane dermaga.
Crane geladak yang terpasang tetap pada kapal untuk bongkar muat sendiri di pelabuhan tanpa crane darat, atau di tengah laut.
Crane yang bekerja dari atas tongkang (barge), baik dipasang tetap maupun crane darat yang dinaikkan, untuk pekerjaan di perairan.
Alat angkat kapal berupa batang derrick pada tiang kapal yang digerakkan winch dan tali guy, termasuk derrick berat untuk muatan besar.
Crane dengan grab atau dragline di atas ponton untuk mengeruk lumpur dan sedimen di alur pelayaran, kolam pelabuhan, dan sungai.
Crane di atas ponton, wahana apung kotak berdraft dangkal, untuk pekerjaan di sungai, danau, waduk, dan perairan terlindung.
Sebutan umum crane di atas wahana apung; di Indonesia lazim berarti unit alih muat batu bara dari tongkang ke kapal di laut.
Crane apung angkat berat bertipe derrick, sheerleg, atau A-frame di atas tongkang untuk konstruksi laut, jembatan, dan salvage.
Kapal crane berlambung kapal dan bermesin sendiri yang fungsi utamanya mengangkat beban berat di laut, bukan mengangkut muatan.
Ceritakan kebutuhan Anda. Tim Pelatihan SIO Crane akan membalas dengan rincian jadwal, persyaratan, dan penawaran resmi.