Crane Kapal & Terapung
Komponen Peralatan Floating Derricks Crane dan Fungsinya
Crane apung angkat berat bertipe derrick, sheerleg, atau A-frame di atas tongkang untuk konstruksi laut, jembatan, dan salvage.

Mengenal Floating Derricks Crane
Floating derrick adalah crane apung yang dibangun untuk angkat berat, dengan lengan bertipe derrick: boom besar yang ditopang A-frame atau tiang dan dikendalikan oleh takal tali berlapis banyak. Bentuk yang paling khas adalah sheerleg, yaitu dua kaki membentuk huruf A yang hanya bisa dinaik-turunkan dan tidak berputar. Untuk mengarahkan beban, seluruh tongkang yang digerakkan dengan tugboat atau winch jangkar. Ada pula derrick barge dengan crane berputar di atas tub, yang lazim pada konstruksi lepas pantai.
Perlu dicatat bahwa dalam sebagian literatur dan peraturan luar negeri, floating derrick dipakai sebagai nama umum untuk semua crane apung, jadi tumpang tindih dengan floating crane. Pembedaan yang dipakai di sini mengikuti pemakaian lapangan: floating crane untuk unit alih muat bersiklus cepat, floating derrick untuk unit angkat berat bersiklus lambat. Pada floating derrick setiap pengangkatan adalah pekerjaan rekayasa: ada rencana angkat, perhitungan rigging, dan urutan ballast, karena memindahkan beban ratusan ton mengubah trim dan list tongkang secara besar.
Penggunaan umum
- Pemasangan girder dan segmen jembatan di atas laut atau sungai besar
- Pemasangan jacket, deck, dan modul anjungan lepas pantai
- Pengangkatan bangkai kapal (salvage)
- Pemuatan komponen sangat berat di galangan dan pelabuhan
- Pemasangan caisson dan blok beton pemecah gelombang
10 komponen utama Floating Derricks Crane
- Tongkang derrick
- Lambung lebar yang memberi stabilitas untuk beban berat.
- A-frame atau sheerleg
- Rangka lengan utama yang memikul beban.
- Back stay dan mast
- Struktur penahan di belakang yang menyeimbangkan tarikan boom.
- Boom hoist (luffing tackle)
- Takal tali yang menaik-turunkan lengan.
- Main hoist dan auxiliary hoist
- Takal utama berlapis banyak untuk beban berat dan takal bantu untuk beban ringan.
- Hook block ganda
- Blok kait berkapasitas besar, sering dipakai berpasangan dengan spreader beam.
- Winch jangkar
- Sejumlah winch yang menahan dan menggeser tongkang secara presisi.
- Sistem ballast dan pompa
- Memindahkan air untuk mengimbangi trim saat beban diambil dan diletakkan.
- Load cell dan indikator radius
- Menampilkan beban kait dan sudut lengan kepada operator dan lift supervisor.
- Fly jib
- Perpanjangan lengan untuk menambah tinggi atau jangkauan pada beban lebih ringan.
Bahaya utama pada Floating Derricks Crane
- Perubahan trim dan list yang besar ketika beban diambil atau dilepas
- Kegagalan rigging atau titik angkat pada beban berat
- Beban dinamis akibat gelombang, terutama saat mengangkat dari tongkang lain
- Jangkar larat sehingga tongkang bergeser saat beban tergantung
- Berat atau titik berat beban berbeda dari perkiraan
- Pekerja berada di zona jatuh beban dan lintasan tali
Pertanyaan seputar Floating Derricks Crane
Apa saja komponen utama Floating Derricks Crane?
Tongkang derrick, A-frame atau sheerleg, Back stay dan mast, Boom hoist (luffing tackle), Main hoist dan auxiliary hoist, Hook block ganda, Winch jangkar, Sistem ballast dan pompa, Load cell dan indikator radius, Fly jib.
Mengapa operator perlu mengenal komponen Floating Derricks Crane?
Karena pemeriksaan sebelum operasi dan pengenalan gejala kerusakan bergantung pada pemahaman fungsi tiap bagian. Bahaya utamanya antara lain perubahan trim dan list yang besar ketika beban diambil atau dilepas dan kegagalan rigging atau titik angkat pada beban berat.
Komponen lain di kelompok Crane Kapal & Terapung
Siap mengirim tim Anda untuk pelatihan?
Ceritakan kebutuhan Anda. Tim Pelatihan SIO Crane akan membalas dengan rincian jadwal, persyaratan, dan penawaran resmi.