Kelas Operator
Komponen Peralatan Crane Kelas 2 dan Fungsinya
Kelas operator crane menengah, umumnya untuk crane berkapasitas di atas 25 sampai 100 ton.

Mengenal Crane Kelas 2
Crane Kelas 2 adalah tingkat lisensi operator, bukan nama alat. Mengacu pada Permenaker No. 8 Tahun 2020, Kelas II umumnya mencakup pengoperasian crane dengan kapasitas di atas 25 ton sampai 100 ton.
Rentang ini meliputi sebagian besar mobile crane proyek, rough terrain crane, crawler crane menengah, dan overhead atau gantry crane besar di pabrik baja dan galangan. Operator di kelas ini diharapkan mampu membaca load chart dengan berbagai konfigurasi dan memimpin pengangkatan rutin tanpa pendampingan.
Penggunaan umum
- Erection struktur baja dan pemasangan peralatan di proyek industri
- Pekerjaan shutdown dan turnaround pabrik
- Pengangkatan di pabrik baja, galangan, dan fasilitas fabrikasi berat
- Bongkar muat kargo berat di lapangan penumpukan
7 komponen utama Crane Kelas 2
- Boom teleskopik multi-segmen atau lattice
- Lengan angkat dengan beberapa pilihan panjang dan mode teleskop.
- Jib tambahan (fly jib)
- Perpanjangan ujung boom untuk menambah tinggi angkat beban ringan.
- Outrigger dengan beberapa posisi bentang
- Penyangga yang kapasitasnya berbeda pada bentang penuh, setengah, dan nol.
- Counterweight lepas-pasang
- Pemberat yang jumlahnya disesuaikan dengan pekerjaan dan batas angkut.
- Winch utama dan auxiliary
- Dua jalur pengangkat untuk hook utama dan hook bantu.
- LMI dengan pemilihan mode
- Pembatas momen yang harus diatur sesuai konfigurasi terpasang.
- Hook block multi-part
- Blok kait dengan jumlah lilitan tali yang menentukan kapasitas tarik.
Bahaya utama pada Crane Kelas 2
- Pengaturan LMI tidak sesuai konfigurasi sebenarnya
- Crane terguling pada bentang outrigger tidak penuh
- Salah memperkirakan berat beban
- Kontak dengan saluran listrik udara
- Beban berayun mengenai struktur atau pekerja
Pertanyaan seputar Crane Kelas 2
Apa saja komponen utama Crane Kelas 2?
Boom teleskopik multi-segmen atau lattice, Jib tambahan (fly jib), Outrigger dengan beberapa posisi bentang, Counterweight lepas-pasang, Winch utama dan auxiliary, LMI dengan pemilihan mode, Hook block multi-part.
Mengapa operator perlu mengenal komponen Crane Kelas 2?
Karena pemeriksaan sebelum operasi dan pengenalan gejala kerusakan bergantung pada pemahaman fungsi tiap bagian. Bahaya utamanya antara lain pengaturan lmi tidak sesuai konfigurasi sebenarnya dan crane terguling pada bentang outrigger tidak penuh.
Komponen lain di kelompok Kelas Operator
Siap mengirim tim Anda untuk pelatihan?
Ceritakan kebutuhan Anda. Tim Pelatihan SIO Crane akan membalas dengan rincian jadwal, persyaratan, dan penawaran resmi.