Crane Workshop & Pabrik
Pelatihan Robotik Crane
Crane otomatis yang bergerak menurut program dan sensor, dipakai di gudang coil, pabrik, dan lini produksi tanpa operator di kabin.

Mengenal Robotik Crane
Robotik crane atau crane otomatis adalah crane, umumnya bertipe overhead atau gantry, yang gerakannya dikendalikan sistem kontrol terprogram. Sensor posisi, pengukur jarak, dan pengendali anti-ayun memungkinkan crane mengambil dan meletakkan beban di koordinat yang ditentukan sistem manajemen gudang atau produksi.
Peran manusia bergeser dari mengendalikan tuas menjadi mengawasi, memberi perintah, dan menangani gangguan. Karena crane bergerak tanpa operator yang melihat langsung, pemisahan area dengan pagar, pintu ber-interlock, dan pemindai keselamatan menjadi lapisan pengaman utama.
Penggunaan umum
- Gudang coil baja dan aluminium
- Penanganan gulungan kertas dan bahan curah di pabrik
- Pengumpanan bahan bakar di fasilitas pengolahan sampah dan biomassa
- Lini produksi otomatis di industri manufaktur
Lisensi dan kelas operator
Operator pesawat angkat wajib memiliki Lisensi K3 sesuai Permenaker No. 8 Tahun 2020. Untuk alat ini, penggolongan dan kelasnya dikonfirmasi pada naskah Permenaker No. 8 Tahun 2020 dan penyelenggara.
Siapa yang perlu ikut
- Operator ruang kendali dan pengawas crane otomatis
- Teknisi otomasi, listrik, dan mekanik
- Supervisor gudang atau produksi
- Petugas HSE
Materi pelatihan Robotik Crane
- Arsitektur crane otomatis dan fungsi tiap sensor
- Mode operasi dan peralihan otomatis ke manual
- Sistem pengaman zona: pagar, interlock, dan pemindai
- Prosedur masuk zona dan penguncian energi
- Membaca alarm dan menangani gangguan
- Pengoperasian manual sebagai cadangan
Bahaya utama pada Robotik Crane
- Orang masuk zona otomatis dan tertabrak atau tertimpa beban
- Crane bergerak tak terduga saat perawatan karena energi tidak dikunci
- Beban terlepas dari alat pegang otomatis
- Kesalahan sensor posisi yang membuat crane menabrak tumpukan
- Pengaman dinonaktifkan (bypass) untuk mengejar produksi
Pertanyaan seputar Robotik Crane
Siapa yang perlu mengikuti pelatihan Robotik Crane?
Operator ruang kendali dan pengawas crane otomatis; Teknisi otomasi, listrik, dan mekanik; Supervisor gudang atau produksi; Petugas HSE.
Lisensi apa yang berlaku untuk Robotik Crane?
Operator pesawat angkat wajib memiliki Lisensi K3 sesuai Permenaker No. 8 Tahun 2020. Untuk alat ini, penggolongan dan kelasnya dikonfirmasi pada naskah Permenaker No. 8 Tahun 2020 dan penyelenggara.
Apa saja yang dipelajari dalam pelatihan Robotik Crane?
Antara lain: Arsitektur crane otomatis dan fungsi tiap sensor; Mode operasi dan peralihan otomatis ke manual; Sistem pengaman zona: pagar, interlock, dan pemindai; Prosedur masuk zona dan penguncian energi; Membaca alarm dan menangani gangguan.
Pelatihan lain di kelompok Crane Workshop & Pabrik
Siap mengirim tim Anda untuk pelatihan?
Ceritakan kebutuhan Anda. Tim Pelatihan SIO Crane akan membalas dengan rincian jadwal, persyaratan, dan penawaran resmi.