Crane Bergerak
Cara Menggunakan & Mengoperasikan Spider Crane
Mini crane berantai dengan empat kaki outrigger mirip laba-laba, dipakai di ruang sempit dan di dalam gedung.

Mengenal Spider Crane
Spider crane adalah crane kecil di atas track karet dengan boom teleskopik dan empat outrigger yang dapat diatur sudut serta panjangnya secara terpisah. Saat dilipat, bodinya cukup ramping untuk melewati pintu, koridor, atau lift barang.
Outrigger yang fleksibel memungkinkan crane berdiri di lantai tidak rata, tangga, atau di antara mesin. Kapasitasnya bergantung pada posisi tiap outrigger, sehingga sistem pengaman membaca konfigurasi kaki sebelum mengizinkan pengangkatan.
Penggunaan umum
- Pemasangan kaca dan panel curtain wall
- Pemasangan mesin dan peralatan di dalam gedung atau basement
- Pekerjaan angkat di atap dan lantai atas yang tidak terjangkau crane besar
- Perawatan di area pabrik yang padat peralatan
Langkah mengoperasikan Spider Crane dengan aman
- 1
Periksa daya dukung lantai atau pelat tempat crane dan outrigger akan bertumpu.
- 2
Lakukan pemeriksaan harian: track, oli hidrolik, wire rope, hook, dan baterai remote.
- 3
Jalankan crane ke posisi dengan boom terlipat dan kecepatan rendah.
- 4
Bentangkan keempat outrigger di atas pad, pastikan semua pin terkunci dan crane rata.
- 5
Pastikan sistem pengaman mengenali konfigurasi outrigger dan baca kapasitas pada radius kerja.
- 6
Angkat beban perlahan dengan remote sambil menjaga jarak dari area jatuh.
- 7
Letakkan beban, lipat boom dan outrigger berurutan, lalu parkir dan lepas kunci kontak.
Bahaya utama pada Spider Crane
- Crane terguling karena outrigger tidak terbentang sesuai konfigurasi
- Lantai atau pelat runtuh akibat beban titik outrigger
- Gas buang mesin di ruang tertutup
- Beban, terutama kaca, pecah atau jatuh saat pemasangan
- Operator terjepit antara crane dan dinding di ruang sempit
Siapa yang boleh mengoperasikan
Operator wajib memiliki Lisensi K3 (sering disebut SIO) sesuai Permenaker No. 8 Tahun 2020. Kelas operator crane umumnya mengikuti kapasitas angkat: Kelas III sampai 25 ton, Kelas II di atas 25 sampai 100 ton, dan Kelas I di atas 100 ton. Spider crane umumnya berkapasitas kecil; kelas yang berlaku dikonfirmasi ke penyelenggara.
Pertanyaan seputar Spider Crane
Apa langkah pertama sebelum mengoperasikan Spider Crane?
Periksa daya dukung lantai atau pelat tempat crane dan outrigger akan bertumpu.
Apa bahaya utama saat mengoperasikan Spider Crane?
Crane terguling karena outrigger tidak terbentang sesuai konfigurasi; Lantai atau pelat runtuh akibat beban titik outrigger; Gas buang mesin di ruang tertutup; Beban, terutama kaca, pecah atau jatuh saat pemasangan; Operator terjepit antara crane dan dinding di ruang sempit.
Apakah operator Spider Crane wajib berlisensi?
Operator wajib memiliki Lisensi K3 (sering disebut SIO) sesuai Permenaker No. 8 Tahun 2020. Kelas operator crane umumnya mengikuti kapasitas angkat: Kelas III sampai 25 ton, Kelas II di atas 25 sampai 100 ton, dan Kelas I di atas 100 ton. Spider crane umumnya berkapasitas kecil; kelas yang berlaku dikonfirmasi ke penyelenggara.
Cara Mengoperasikan lain di kelompok Crane Bergerak
Siap mengirim tim Anda untuk pelatihan?
Ceritakan kebutuhan Anda. Tim Pelatihan SIO Crane akan membalas dengan rincian jadwal, persyaratan, dan penawaran resmi.