Lewati ke konten

Pelatihan dan sertifikasi operator crane Kemnaker RI

Konsultasi awal gratis

Gantry & Peti Kemas

Cara Menggunakan & Mengoperasikan Rail Mounted Gantry Crane (RMG)

Gantry crane peti kemas yang berjalan di atas rel, dipakai menumpuk kontainer di lapangan penumpukan dan terminal kereta.

Mobile crane biru beroda banyak terparkir di tepi jalan

Mengenal Rail Mounted Gantry Crane (RMG)

Rail mounted gantry crane (RMG) adalah gantry besar yang berjalan pada rel tetap dan mengangkat peti kemas dengan spreader. Bentangnya melintasi beberapa baris tumpukan, dan sering dilengkapi kantilever untuk melayani truk atau gerbong di luar kaki.

RMG umumnya bertenaga listrik melalui cable reel dan banyak yang dioperasikan semi-otomatis atau dari ruang kendali jarak jauh. Lintasan yang tetap membuat posisinya presisi, tetapi juga berarti crane harus diamankan dengan baik terhadap angin karena tidak bisa dipindahkan dari relnya.

Penggunaan umum

  • Lapangan penumpukan peti kemas di terminal
  • Terminal intermoda kereta api
  • Depo peti kemas dan dry port

Langkah mengoperasikan Rail Mounted Gantry Crane (RMG) dengan aman

  1. 1

    Periksa rel, jalur kabel, dan area kaki bebas dari orang, kendaraan, dan benda asing.

  2. 2

    Periksa spreader, twistlock, wire rope, dan indikator di kabin.

  3. 3

    Lepaskan pengaman angin, hidupkan crane, dan uji semua gerakan serta limit switch.

  4. 4

    Terima perintah kerja dari sistem terminal dan posisikan gantry pada baris yang dituju.

  5. 5

    Turunkan spreader ke peti kemas, pastikan keempat twistlock terkunci sebelum mengangkat.

  6. 6

    Angkat, pindahkan, dan letakkan peti kemas tepat pada corner casting di bawahnya.

  7. 7

    Pastikan twistlock terbuka penuh sebelum menaikkan spreader.

  8. 8

    Di akhir shift, parkir crane, pasang rail clamp atau storm pin, dan serah terimakan catatan.

Bahaya utama pada Rail Mounted Gantry Crane (RMG)

  • Peti kemas jatuh karena twistlock tidak terkunci sempurna
  • Truk terangkat bersama peti kemas karena pengunci sasis belum dilepas
  • Pekerja atau kendaraan tertabrak gantry
  • Crane terdorong angin di sepanjang rel
  • Tumpukan peti kemas roboh karena tersenggol

Siapa yang boleh mengoperasikan

Operator pesawat angkat wajib memiliki Lisensi K3 sesuai Permenaker No. 8 Tahun 2020. Untuk alat ini, penggolongan dan kelasnya dikonfirmasi pada naskah Permenaker No. 8 Tahun 2020 dan penyelenggara. Terminal peti kemas umumnya juga menetapkan persyaratan kompetensi internal bagi operator.

Pertanyaan seputar Rail Mounted Gantry Crane (RMG)

Apa langkah pertama sebelum mengoperasikan Rail Mounted Gantry Crane (RMG)?

Periksa rel, jalur kabel, dan area kaki bebas dari orang, kendaraan, dan benda asing.

Apa bahaya utama saat mengoperasikan Rail Mounted Gantry Crane (RMG)?

Peti kemas jatuh karena twistlock tidak terkunci sempurna; Truk terangkat bersama peti kemas karena pengunci sasis belum dilepas; Pekerja atau kendaraan tertabrak gantry; Crane terdorong angin di sepanjang rel; Tumpukan peti kemas roboh karena tersenggol.

Apakah operator Rail Mounted Gantry Crane (RMG) wajib berlisensi?

Operator pesawat angkat wajib memiliki Lisensi K3 sesuai Permenaker No. 8 Tahun 2020. Untuk alat ini, penggolongan dan kelasnya dikonfirmasi pada naskah Permenaker No. 8 Tahun 2020 dan penyelenggara. Terminal peti kemas umumnya juga menetapkan persyaratan kompetensi internal bagi operator.

Cara Mengoperasikan lain di kelompok Gantry & Peti Kemas

Siap mengirim tim Anda untuk pelatihan?

Ceritakan kebutuhan Anda. Tim Pelatihan SIO Crane akan membalas dengan rincian jadwal, persyaratan, dan penawaran resmi.