SIO Kemnaker dan sertifikat BNSP adalah dua dokumen berbeda. SIO, atau Lisensi K3, adalah izin dari Kementerian Ketenagakerjaan RI yang memberi kewenangan mengoperasikan crane dan diwajibkan Permenaker No. 8 Tahun 2020. Sertifikat BNSP adalah pengakuan kompetensi kerja yang diterbitkan melalui lembaga sertifikasi profesi. Untuk kepatuhan K3 pesawat angkat, yang diperiksa adalah Lisensi K3.
Mengapa keduanya sering tertukar?
Keduanya sama-sama disebut sertifikat operator crane dalam iklan pelatihan, sama-sama melalui ujian, dan sama-sama berlogo lembaga negara. Bagi HRD yang baru menangani urusan ini, wajar bila sulit membedakannya.
Perbedaan mendasarnya ada pada pertanyaan yang dijawab masing-masing dokumen:
- Lisensi K3: apakah orang ini berwenang mengoperasikan pesawat angkat jenis dan kelas ini menurut peraturan K3?
- Sertifikat kompetensi: apakah orang ini kompeten menurut standar kompetensi kerja pada skema tertentu?
Apa itu SIO atau Lisensi K3 Kemnaker?
Lisensi K3 operator crane bersumber dari rezim keselamatan kerja: UU No. 1 Tahun 1970 dan peraturan pelaksananya, Permenaker No. 8 Tahun 2020. Peraturan ini mensyaratkan pesawat angkat dioperasikan oleh operator berlisensi dan membagi operator ke dalam kelas.
Ciri-cirinya:
- diterbitkan Kemnaker RI;
- diperoleh setelah pembinaan pada penyelenggara yang ditunjuk dan lulus evaluasi;
- mencantumkan jenis pesawat angkat dan kelas;
- berlaku lima tahun dan dapat diperpanjang;
- menjadi objek pemeriksaan pengawas ketenagakerjaan.
Penjelasan dasarnya ada di artikel apa itu SIO crane.
Apa itu sertifikat kompetensi BNSP?
Badan Nasional Sertifikasi Profesi adalah lembaga yang menyelenggarakan sertifikasi kompetensi kerja di Indonesia. Pelaksanaannya dilakukan lembaga sertifikasi profesi (LSP) yang dilisensi BNSP. Peserta diuji oleh asesor di tempat uji kompetensi berdasarkan skema yang mengacu pada standar kompetensi kerja.
Ciri-cirinya:
- berbasis sistem sertifikasi kompetensi kerja nasional;
- diterbitkan atas nama BNSP melalui LSP;
- hasil ujinya berupa kompeten atau belum kompeten pada unit kompetensi tertentu;
- masa berlaku ditentukan skema, umumnya beberapa tahun;
- dapat diikuti tanpa pelatihan lebih dulu bila peserta sudah berpengalaman, karena yang dinilai adalah kompetensi.
Ketersediaan skema operator crane bergantung pada LSP yang bersangkutan. Periksa lingkup lisensi LSP sebelum mendaftar.
Kapan sertifikasi operator crane BNSP dicari?
Orang yang mencari sertifikasi operator crane BNSP biasanya berada dalam salah satu situasi ini: lowongan atau kontrak menyebut BNSP secara tertulis, perusahaan sedang memenuhi syarat tender yang meminta sertifikat kompetensi personel, atau pekerja hendak melamar ke sektor migas dan luar negeri. Bila tidak ada satu pun yang berlaku dan tujuan Anda memenuhi peraturan K3, yang perlu diurus lebih dulu adalah sertifikat operator crane dari jalur Kemnaker, yaitu Lisensi K3. Situs ini tidak menyelenggarakan uji kompetensi BNSP; untuk jalur itu hubungi LSP yang memiliki skemanya.
Apa perbedaannya secara ringkas?
| Aspek | SIO / Lisensi K3 Kemnaker | Sertifikat kompetensi BNSP |
|---|---|---|
| Dasar | Peraturan K3 pesawat angkat | Sistem sertifikasi kompetensi kerja |
| Penerbit | Kemnaker RI | BNSP melalui LSP |
| Fungsi | Kewenangan mengoperasikan | Pengakuan kompetensi |
| Pembagian | Jenis crane dan Kelas III, II, I | Skema dan unit kompetensi |
| Jalur | Pembinaan lalu evaluasi | Asesmen oleh asesor |
| Masa berlaku | 5 tahun | Sesuai skema |
| Diperiksa oleh | Pengawas ketenagakerjaan, auditor SMK3 | Pemberi kerja, pemilik proyek tertentu |
| Sifat bagi operator crane | Dipersyaratkan peraturan | Tambahan sesuai kebutuhan |
Mana yang wajib dimiliki operator crane?
Untuk memenuhi Permenaker No. 8 Tahun 2020, jawabannya Lisensi K3. Operator yang hanya memegang sertifikat kompetensi tanpa Lisensi K3 belum memenuhi syarat kewenangan menurut peraturan tersebut.
Sertifikat BNSP menjadi relevan dalam situasi berikut:
- pemberi kerja atau pemilik proyek mencantumkannya dalam persyaratan kontrak;
- perusahaan menerapkan sistem remunerasi berbasis kompetensi;
- pekerja ingin bukti kompetensi yang diakui lintas perusahaan atau untuk bekerja di luar negeri.
Jadi keduanya tidak bersaing. Lisensi K3 adalah dasar, sertifikat kompetensi adalah pelengkap bila dibutuhkan.
Bagaimana dengan sertifikat pembinaan?
Satu dokumen lagi yang sering menambah kebingungan adalah sertifikat pembinaan. Dokumen ini terbit bersama Lisensi K3 dan menyatakan bahwa seseorang telah mengikuti pembinaan K3 operator pesawat angkat. Sertifikat pembinaan bukan sertifikat kompetensi BNSP, dan juga bukan lisensi. Dalam pemeriksaan, yang menunjukkan kewenangan adalah lisensinya. Simpan keduanya, karena sertifikat pembinaan biasanya diminta kembali saat perpanjangan lisensi lima tahun kemudian. Bagi HRD, cara termudah adalah mengarsipkan tiga hal untuk setiap operator: sertifikat pembinaan, lisensi, dan surat penunjukan internal perusahaan.
Bagaimana dengan sertifikat lain seperti dari migas atau internasional?
Beberapa sektor memiliki persyaratan tambahan. Di kegiatan hulu migas, misalnya, operator pesawat angkat kerap diminta memenuhi ketentuan sektor tersebut. Proyek dengan pemilik asing kadang meminta sertifikasi dari lembaga internasional.
Sertifikat operator crane migas dan sertifikasi rigger migas, termasuk yang sering dicari dengan kata Cepu, dibahas tersendiri di artikel sertifikasi rigger BNSP, Kemnaker, dan migas.
Prinsipnya sama: persyaratan tambahan itu tidak menghapus kewajiban Lisensi K3 selama pekerjaan dilakukan di tempat kerja yang tunduk pada peraturan ketenagakerjaan Indonesia. Tanyakan sejak tender dokumen apa saja yang diminta pemilik proyek agar tidak ada yang tertinggal saat mobilisasi.
Bagaimana menghindari salah beli pelatihan?
Banyak keluhan berawal dari iklan yang hanya menulis sertifikat operator crane tanpa menyebut penerbitnya. Sebelum membayar, pastikan:
- Dokumen akhir apa yang akan diterima: Lisensi K3 Kemnaker RI, sertifikat BNSP, atau hanya sertifikat internal lembaga?
- Jenis crane dan kelas apa yang tercantum?
- Apakah penyelenggara memiliki penunjukan atau lisensi yang masih berlaku untuk skema tersebut?
- Apakah ada ujian teori dan praktik?
Sertifikat internal lembaga pelatihan tanpa lisensi dari Kemnaker RI tidak memenuhi kewajiban peraturan. Daftar pertanyaan yang lebih lengkap ada di panduan HRD memilih penyelenggara pelatihan SIO crane.
Bila yang Anda butuhkan adalah lisensi untuk memenuhi peraturan K3, program di situs ini mengarah ke sana, misalnya pelatihan operator mobile crane dan pelatihan juru ikat (rigger).
Referensi
- UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
- Permenaker No. 8 Tahun 2020 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut
- PP No. 10 Tahun 2018 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi



