Isyarat tangan crane adalah bahasa baku antara signalman dan operator untuk mengatur gerakan beban ketika suara tidak terdengar dan operator tidak melihat langsung titik angkat. Isyarat dasarnya meliputi angkat, turun, berhenti, berhenti darurat, putar, serta naik-turun boom. Yang terpenting bukan menghafal gambar, melainkan memastikan seluruh tim memakai isyarat yang sama.
Mengapa isyarat tangan masih dipakai?
Radio memang makin umum, tetapi isyarat tangan tetap menjadi dasar karena tidak bergantung pada baterai, frekuensi, atau kebisingan. Di lantai pabrik dengan mesin beroperasi atau di proyek dengan alat berat, teriakan tidak dapat diandalkan.
Isyarat yang baku juga menghilangkan tafsir. Kata naik sedikit dapat berarti lima sentimeter bagi satu orang dan setengah meter bagi orang lain. Isyarat tangan dengan gerakan lambat menyampaikan maksud yang lebih pasti.
Apa saja aturan dasar pemberian isyarat?
- Satu signalman. Operator hanya mengikuti isyarat gerak dari satu orang yang ditunjuk.
- Berhenti darurat dari siapa saja. Siapa pun yang melihat bahaya boleh memberi isyarat berhenti darurat, dan operator wajib mematuhinya.
- Terlihat jelas. Signalman berdiri di tempat yang terlihat operator, dengan penerangan cukup, dan memakai tanda pengenal.
- Melihat beban. Signalman harus dapat melihat beban dan jalurnya. Bila tidak mungkin, gunakan signalman perantara atau radio.
- Tidak jelas berarti berhenti. Bila isyarat hilang, terhalang, atau membingungkan, operator menghentikan gerakan.
- Disepakati lebih dulu. Isyarat dibahas dalam toolbox meeting sebelum pengangkatan.
Isyarat dasar apa saja yang perlu dikuasai?
Tabel berikut menggambarkan isyarat yang lazim dipakai dan sejalan dengan standar yang banyak dirujuk. Perusahaan Anda mungkin memakai variasi tertentu, jadi cocokkan dengan prosedur setempat.
| Perintah | Gerakan tangan |
|---|---|
| Angkat beban (hoist) | Lengan bawah tegak, telunjuk menunjuk ke atas, tangan digerakkan melingkar kecil |
| Turunkan beban (lower) | Lengan menjulur ke bawah, telunjuk menunjuk ke bawah, tangan digerakkan melingkar kecil |
| Berhenti (stop) | Satu lengan direntangkan mendatar, telapak menghadap bawah, diayun ke kiri dan kanan |
| Berhenti darurat | Kedua lengan direntangkan mendatar, telapak menghadap bawah, diayun ke kiri dan kanan |
| Putar (swing) | Lengan direntangkan, telunjuk menunjuk arah putaran yang diminta |
| Naikkan boom | Lengan direntangkan, jari mengepal, ibu jari menunjuk ke atas |
| Turunkan boom | Lengan direntangkan, jari mengepal, ibu jari menunjuk ke bawah |
| Panjangkan boom (teleskopik) | Kedua kepalan di depan badan, ibu jari menunjuk ke luar |
| Pendekkan boom (teleskopik) | Kedua kepalan di depan badan, ibu jari saling menunjuk ke dalam |
| Gerakan perlahan | Satu tangan memberi isyarat gerak, tangan lain diam di atas atau di depannya |
| Kunci semua gerakan (dog everything) | Kedua tangan saling menggenggam di depan badan |
Untuk overhead crane, isyarat tambahan yang umum:
| Perintah | Gerakan tangan |
|---|---|
| Bridge travel (maju atau mundur sepanjang lintasan) | Lengan direntangkan ke depan, tangan terbuka sedikit terangkat, gerakan mendorong ke arah yang diminta |
| Trolley travel (melintang) | Telapak menghadap atas, ibu jari menunjuk arah gerak, tangan disentak mendatar |
| Beberapa trolley | Mengacungkan satu jari untuk hoist nomor satu, dua jari untuk nomor dua, diikuti isyarat gerak |
Pelatihan yang baik melatih isyarat ini lewat praktik berpasangan, bukan hanya gambar di modul.
Beberapa kebiasaan membuat isyarat lebih mudah dibaca: lakukan gerakan dengan lengan terentang penuh dan tempo lambat, pertahankan isyarat sampai operator mulai merespons, pakai sarung tangan berwarna kontras dengan latar belakang, dan akhiri setiap gerakan dengan isyarat berhenti yang tegas sebelum memberi perintah berikutnya.
Bagaimana bila memakai radio?
Radio diperlukan pada pengangkatan tanpa pandangan langsung, misalnya tower crane atau pengangkatan ke dalam bangunan. Aturannya:
- Gunakan saluran khusus yang tidak dipakai kelompok lain.
- Uji radio sebelum mulai.
- Sebut identitas crane di awal perintah bila ada lebih dari satu crane.
- Gunakan perintah baku yang pendek: arah, gerakan, lalu jarak atau kecepatan.
- Selama beban bergerak, signalman berbicara terus-menerus atau berkala. Bila suara terputus, operator berhenti.
- Perintah berhenti selalu diutamakan.
- Jangan memakai telepon genggam sebagai pengganti radio kerja.
Konteks pengangkatan tanpa pandangan langsung dibahas di artikel tower crane dan kelas operator.
Kesalahan apa yang sering terjadi dalam komunikasi?
- Lebih dari satu orang memberi isyarat. Operator menerima perintah bertentangan.
- Isyarat buatan sendiri. Lambaian tangan yang hanya dipahami pemberinya.
- Signalman berpindah tempat sambil memberi isyarat sehingga hilang dari pandangan operator.
- Signalman merangkap pekerjaan lain, misalnya sambil memegang beban.
- Isyarat terlalu cepat sehingga operator bereaksi kasar dan beban terayun.
- Operator mengira-ngira karena sungkan meminta pengulangan.
- Arah kiri-kanan tertukar karena signalman dan operator saling berhadapan. Menunjuk arah lebih aman daripada menyebut kiri atau kanan.
Kegagalan komunikasi termasuk penyumbang insiden yang berulang, seperti diuraikan di penyebab kecelakaan crane.
Bagaimana melatih dan membakukan isyarat di perusahaan?
Isyarat yang hanya dihafal saat pelatihan cepat terlupa bila tidak dipakai secara konsisten. Pembakuan di tingkat perusahaan memastikan operator tetap, operator sewaan, dan rigger kontraktor membaca gerakan yang sama dengan arti yang sama, termasuk saat pergantian shift dan saat ada personel baru.
- Tetapkan satu rujukan isyarat dalam prosedur pengangkatan perusahaan.
- Pasang poster isyarat di kabin crane dan area kerja.
- Latih operator dan rigger bersama, karena keduanya harus membaca isyarat dengan cara yang sama.
- Sertakan peninjauan isyarat dalam toolbox meeting sebelum pengangkatan tidak rutin.
- Pastikan kontraktor dan operator crane sewaan mengikuti rujukan yang sama.
Isyarat tangan termasuk materi wajib dalam pelatihan juru ikat (rigger) dan dalam program operator. Peran orang yang memberi isyarat dibahas lebih lengkap di peran rigger dan signalman.
Referensi
- Permenaker No. 8 Tahun 2020 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut
- ASME B30.5 Mobile and Locomotive Cranes
- ASME B30.2 Overhead and Gantry Cranes
- Prosedur pengangkatan perusahaan


